IBADAT HARIAN PRIBADI DAN KELUARGA-KELUARGA
(Bisa Didoakan Setiap Hari Pribadi Dan Keluarga-Keluarga Selama Kondisi Pandemi Covid 19, Silakan Memilih Waktu Masing-Masing Yang Dianggap Cocok; bisa dicetak sendiri sesuai kebutuhan)

 Sumber: Surat Edaran Komisi Liturgi Keuskupan Agung Semarang 

PEMBUKA
P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.
U: Tuhan, perhatikanlah hamba-Mu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

MADAH (pola lagu: datanglah Roh Mahakudus)
Ya Roh kudus sumber cinta
Serta Bapa dan Putera
Datanglah di tengah kami
Membawa hidup Ilahi

Gerakkanlah hati kami
Agar giat penuh bakti
Menyanyikan lagu puji
Mengamalkan cinta suci

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putera dan Roh-Mu
Sekarang serta selalu. Amin.

PENDARASAN MAZMUR : Mazmur 90 (91)
Antifon :
3 3 4 32 5 5 6 5 6i i ‘ 7 i 2 i i7 65
Tuhan akan menu dungi engkau dengan kepak-Nya,
5 6 7 i 6 5 6 5 4 3 23 3 2 6 5 43 3
engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.
i …. 2 i 76 i
Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang Maha tinggi*
i …. 6 i 7.6.
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.
i …. 6 .
Hendaklah ia berdoa : (+)
i …. 2 i 76 i
”Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsi-an – ku*
i …. 6 i 7.6.
ya Allahku, pada-Mulah aku percaya.”
Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk.
Ia akan menudungi engkau dengan kepak-Nya,(+)
dan dibawah sayap-Nya engkau akan berlindung,*
lengan-Nya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.
Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang.
Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.
Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,(+)
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.
Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.
Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah Maha tinggi menjadi penopangmu
Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;
Sebab Allah akan mengutus malaikat-Nya*
untuk menjaga engkau ke mana pun engkau pergi.
Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.
Singa dan harimau akan kau langkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.
Sebab Allah bersabda : (+)
“Mengingat bahwa ia berpaut pada-Ku,*
maka Aku akan menyelamatkannya.
Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.
Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.
Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatan-Ku.
Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putera dan Roh Kudus
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,*
dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon :
Tuhan akan menudungi engkau dengan kepak-Nya,
engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

BACAAN SINGKAT : 1 Tesalonika 4:1.7
(Bacaan bisa diganti setiap Hari berikut renungannya)
P: Saudara-saudara kamu telah mendengar dari kami, Bagaimana kamu harus hidup agar berkenan kepada Allah. Dan itu memang kamu turuti. Maka kami minta dan nasehati kamu demi Tuhan Yesus: hendaklah kamu melakukannya lebih sungguh-sungguh lagi. Sebab Allah memanggil kita bukan untuk hidup cemar, melainkan untuk hidup suci.

P: Berbahagialah mereka yang hidupnya tidak bercela.
U: Yang hidup menurut sabda Tuhan.

DOA MOHON PERLINDUNGAN DARI WABAH VIRUS CORONA
Allah Bapa Pemelihara,
kami bersyukur atas rahmat iman
yang Kautanamkan dalam diri kami;
atas kasih penyertaan-Mu dalam hidup kami.

Lihatlah dengan tatapan kasih-Mu
kami semua dan seluruh warga dunia yang sedang menghadapi wabah virus corona.
Lindungilah dan peliharalah kami senantiasa,
seluruh umat-Mu di Keuskupan Agung Semarang;
juga Bangsa Indonesia dan seluruh warga dunia.
agar segera terbebas dari wabah ini.
Anugerahkanlah kesembuhan bagi semua yang terjangkit,
berilah istirahat kekal kepada mereka yang berpulang dalam damai-Mu.

Dekaplah dalam kasih-Mu ya Bapa,
Para tenaga medis, Para Dokter, perawat, seluruh petugas kesehatan,
para peneliti bidang kesehatan, para saudara yang merawat pasien
agar mereka tabah dan tegar dalam upaya mereka membantu sesama.
Jagalah mereka dan seluruh sanak keluarganya, agar tetap sehat dan aman sentausa

Tuntunlah para pemimpin bangsa-bangsa,
agar mampu mengambil langkah-langkah yang bijaksana dan efektif
dan berhasil melibatkan seluruh warga masyarakat
untuk bersatu padu mengambil sikap yang tepat.

Tuntunlah pula para gembala kami,
agar dapat menggembalakan umat-Mu dengan Roh Kebijaksanaan,
dan menuntun umat-Mu untuk semakin berserah diri kepada penyelenggaraan-Mu

Demi Yesus Kristus, Tuhan dan Pengantara kami,
yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persekutuan Roh Kudus,
kini dan sepanjang segala masa. Amin.

Santa Maria, Bunda Penolong, doakanlah kami,
Santo Yosep, Pelindung Gereja, doakanlah kami
Malaikat Agung Santo Mikael, Gabriel dan Rafael, doakanlah kami
Santo Sebastianus, doakanlah kami
Santo Rochus, doakanlah kami
Santo Carolus Borromeus, doakanlah kami,
Santo Antonius Agung, doakanlah kami,
Santo Quirinus, Doakanlah kami,
Santo Edmundus, doakanlah kami,
Santo Damianus, doakanlah kami,
Santa Dymphna, doakanlah kami,
Santo Eustakius, doakanlah kami
Dan para kudus Allah, pelindung dari wabah dan penyakit, doakanlah kami.

DOA KOMUNI KERINDUAN (Spiritual Communion)
Yesusku, aku percaya,
Engkau sungguh hadir dalam Sakramen Mahakudus. Aku mencintai-Mu lebih dari segalanya,
dan aku merindukan kehadiran-Mu dalam jiwaku.
Karena sekarang aku tak dapat menyambut-Mu dalam Sakramen Ekaristi, datanglah sekurang-kurangnya secara rohani ke dalam hatiku.
Seolah-olah Engkau telah datang,
Aku memeluk-Mu dan mempersatukan diriku sepenuhnya kepada-Mu; jangan biarkan aku terpisah daripada-Mu. Amin.

DOA PENUTUP
P: Bapa surgawi, Engkau menyuruh kami mendengarkan Putera-Mu yang tercinta dan menyinari batin kami dengan sabda-Mu. Murnikanlah hati kami dengan ajaran-Mu, supaya kami dapat menatap kemuliaan-Mu. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

PENUTUP
P: Marilah memuji Tuhan.
U: Syukur kepada Allah.
P: Dalam Nama Bapa, dan Putra dan Roh Kudus.

=========================
BEBERAPA KUTIPAN ROHANI
=========================
1. “Selama masa prapaskah ini, mari kita memperbaiki semangat doa dan rekoleksi. Mari kita membebaskan pikiran kita dari semua hal yang bukan tentang Yesus. Jika anda sulit berdoa, mintalah kepada-Nya lagi dan lagi, “Yesus, datanglah ke hatiku, berdoalah denganku, berdoalah didalamku – agar aku bisa belajar dari-Mu cara untuk berdoa.” – Teresa dari Calcuta

2. “Bersabarlah dengan segala hal, tapi terutama bersabarlah terhadap dirimu. Jangan hilangkan keberanian dalam mempertimbangkan ketidaksempurnaanmu, tapi mulailah untuk memperbaikinya – mulailah setiap hari dengan tugas yang baru.” – St. Fransiskus dari Sales

3. “Jangan mencari ketakutanmu melainkan carilah harapan dan mimpimu. Jangan berpikir tentang frustrasimnu, tapi tentang potensi yang belum terpenuhi. Perhatikan dirimu bukan dengan apa yang telah kamu coba dan gagal, tapi dengan apa yang masih mungkin bagimu untuk melakukan sesuatu.” – Paus Yohanes XXIII

4. “Berdoalah seolah-oleh semuanya bergantung pada Allah. Bekerjalah seolah-oleh segalanya bergantung kepadamu.” – St. Agustinus

5. “Dari Maria kita belajar untuk menyerahkan segala hal kepada kehendak Allah. Dari Maria kita belajar untuk percaya ketika semua harapan sirna. Dari Maria kita belajar untuk mempercayai Putra-Nya dan Kristus Putra Allah.” – Beato Yohanes Paulus II

6. “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.” – Yesus Kristus

7. ”Penderitaan tanpa cinta adalah penderitaan atau neraka. Penderitaan dengan cinta adalah pengorbanan. Cinta tidak memiliki kekuatan untuk membunuh penderitaan atau memusnahkannya, tapi cinta memiliki kekuatan untuk mengurangi penderitaan.”—Fulton Sheen, dari buku “Life is Worth Living”

8. “Tanpa Paskah, Jumat Agung tidak memiliki makna. Tanpa Paskah, tidak ada harapan agar penderitaan dan keadaan terabaikan dapat ditoleransi. Tapi dengan Paskah, Sebuah Jalan menjadi tampak bagi penderitaan manusia, masa depan yang absolut : lebih dari sekedar harapan, melainkan sebuah pengharapan ilahi.”—Hans Urs von Balthasar
9. “Mari kita menjadikan rosario sebagai kehidupan kita, menempatkan setiap insiden [yang kita alami] di dalamnya, dan mempersembahkan kekhawatiran sehari-hari kita dengan Salam Maria.” —Adrienne von Speyr